Kamis, 26 Februari 2015

Simpatisan Daulah Islamiyyah Di AS Siap Untuk Membunuh Obama

Simpatisan Daulah Islamiyyah Di AS Siap Untuk Membunuh Obama - Pihak berwajib di Amerika Serikat menangkap tiga warga Brooklyn yang dituduh memberi dukungan ke kelompok militan Daulah Islamiyyah, salah satunya telah menawarkan diri untuk membunuh Presiden barack Obama, menurut dokumen pengadilan yang dirilis Rabu (25/2) waktu setempat.
Simpatisan Daulah Islamiyyah Di AS Siap Untuk Membunuh Obama
Simpatisan Daulah Islamiyyah Di AS Siap Untuk Membunuh Obama
Pada 8 Agustus 2014, seseorang yang alamat protokol internet (IP Adress) miliknya identik dengan milik tersangka Abdurasul Hasanovich Juraboev, 24 tahun, menulis: "Saya berada di Amerika Serikat sekarang namun kami tidak punya senjata. Tapi mungkinkah kami bertindak sebagai martir setia ketika di sini? Maksud saya, untuk menembak Obama dan lalu kami juga tertembak? Bisakah?"

Tulisan itu diunggah ke Hilofatnews, situs berbahasa Uzbekistan yang menyuarakan dukungan pada Daulah Islamiyyah, atau Islamic State of Iraq and Syria.

Pada 15 Agustus, agen-agen federal AS mendatangi rumah Juraboev di Brooklyn, bunyi dokumen tersebut.

Juraboev dikutip mengatakan bahwa dia percaya pada agenda Daulah Islamiyyah, ingin pergi ke Suriah dan berperang demi kelompok itu dan juga menyerang Obama juga memungkinkan.

Dua tersangka lain yang ditangkap bernama Akhror Saidakhmetov, 19; dan Abror Habibov, 30.
Simpatisan Daulah Islamiyyah Di AS Siap Untuk Membunuh Obama
Salah satu dari mereka ditangkap di Kennedy International Airport, Rabu pagi, saat hendak terbang ke Istanbul, Turki, lalu meneruskan penerbangan ke Suriah. Mereka bertekad menyerang target-target di AS jika gagal pergi ke Suriah.


beritasatu.com